Rabu, 03 November 2010

Ilmu Sosial Dasar Tugas II

TUGAS II


1.   Kebudayaan adalah komplikasi/ jalinan dalam keseluruhan yang melipurtu     pengetahuan, keperc ayaan, kesenian, moral, keagamaan, hukum, adat istiadat serta lain lain. Kenyataan dan kebiasaan kebiasaan yang dilakukan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

Contoh:

- Afrika    : Kebudayaan di benua afrika terbentuk melalui penjajah eropa. Seperti     kebudayaan sub-sahara. Sementara itu, wilayah afrika utara lebih  banyak terpengaruhi oleh kebudayaan arab- islam.

- Amerika: Kebudayaan di benua amerika dipengaruhi oleh suku suku asli benua  amerika

- Indonesia: Kebudayaan di Indonesia di pengaruhi oleh leluhur leluhur yang ada sejak dahulu kala, seperti tradisi adat jawa.

- Asia         : Kebudayaan yang ada di jepang dari dulu seperti olah raga sumo, membuat teh dengan alat tradisional jepang.
2.A.Individu adalah suatu sebutan yang dapat di pakai untuk menyata kan suatu
       Kesatuan yang paling kecil dan terbatas.
 
   B.Faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan individu.

a. Faktor pendirian natavistik
                        Faktor yang dibawa sejak lahir.
           
b. Faktor pendirian emperistik/ environmentalistik.
Pertumbuhan individu semata mata tergantung pada lingkungan sedang dasar tidak berperan sama sekali.

            c. Faktor pendirian konvergensi/ interaksinal
-Konsepsi konvergensi yaitu  menganggap pertumbuhan individu         itu ditentukan oleh bakat dan lingkungan.
-konsepsi interaksional yaitu berbanding dinamis yang menyatakan bahwa interaksi antara dasr dan lingkungan dapat menentuksn individu




3.fungsi keluarga bagi masyarakat

    1. fungsi biologi
fungsi ini diharapkan agar keluarga dapat menyelenggarakan persiapan persiapan perkawinan bagi anak anaknya. Persiapan ini dapat menunjukan kehidupan rumah tangga yang harmonis.
             
    1. fungsi pemeliharaan
keluarga diwajibkan untuk berusaha agar setiap anggota keluarga dapat terlindung dari gangguan gangguan
                                                              i.      ganguan udara dengan berusaha menyediakan rumah.
                                                            ii.      Ganguan penyakit menyediakan obat obatan

    1. fungsi ekonomi
keluarga berusaha menyelenggarakan kebutuhan pokok
                                                              i.      kebutuhan makanan
                                                            ii.      kebutuhan minim
                                                          iii.      kebutuhan pakaian

    1. fungsi keagamaan
pedoman keluarga untuk menjalin dan mendalami serta mengamalkan ajaran ajaranagama dalam perilaku sebagai manusia yang takwa kepada tuhan YME

    1. fungsi sosial
keluarga berusaha mempersiapkan anak anaknya pengetahuan selengkapnya dengan memperkenalkan nilai nilai dan sika yang di anut oleh masyarakat serta mempelajari peranan peranan yang diharapkan akan mereka jalanin kelek bila sudah dewasa.

















Hukum

            Banyak sekali pelanggaran hukum yang berada di Indonesia, mulai dari korupsi, pembunuhan, terorisme. Belum saja selesai dengan pelanggaran hukum yang pertama ada lagi pelanggaran hukum yang lainnya. Contoh saja kasus hukum bank sentury sampai saat ini belum ada kejelasan penyelesaiannya. Pada kasus hukum lain seperti kasus korupsi yang dilakukan oleh gayus tambunan, tidak tanggung tanggung gayus menggelapkan dana sebesar Rp.370 juta dari tempat  iya bekerja.
            Belum lama ini terjadi perampokan bank CIMB yang dilakukan teroris di Sumatra utara, pelaku pembobolan bank tersebut sudah di tangkap bahkan satu di antara teroris itu di tembak mati saat penangkapannya. Selang beberapa hari dari penangkapan teroris yang membobol bank CIMB, kantor polisi hamparan perak/ deliserdang Sumatra utara dirusak oleh sekelompok teroris yang tersisa, dua anggota polisi yang sedang berjaga di kantor tersebut terkena tembakan dan tewas seketika dan beberapa mobil patroli dirusak.

ILMU SOSIAL DASAR Tugas 1


TUGAS 1


1.      Jumlah penduduk yang semakin bertambah, kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan yang berkembang terus, pemiliharaan kesehatan yang meningkat.

Contoh:        -    Tingkat kemiskinan yang tinggi.
-          Rendahnya tingkat kesehatan (Gizi Buruk).
-          Tingkat pengangguran tinggi.
-          Pendidikan rendah.

2.AMigrasi adalah gejala gerak horizontal untuk pindah tempet tinggal dan                         pindahnya tidak terlalu dekat, melainkan melintasi batas administrasi, pindah ke    unit administrasi lain misalnya kelurahan, kabupaten, kota/ Negara.

Contoh: Pindah ke rumah sebelah yang jarak beberapa meter dari rumah lama.
        
         B.Teori dorong tarik
           
 Faktor faktor terdapat di daerah asal:
-          Kerusakan sumber daya alam
-          Kurangnya ruang gerak di daerah pedesaan yang dapat menjamin kelangsungan hidup penghuninya.
-          Lahan kerja yang sempit dan tenaga kerja tidak tertampung.
-          Pertumbuhan penduduk yang pesat dengan bangyaknya pengangguran.

 Faktor faktor yang terdapat di daerah tujuan.
-          Penemuan sumber daya, misalnya: pertambangan, pendirian industri industri.
-          Tersediannya lapangan pekerjaan dan pendidikan lebih baik.
-          Kehidupan lebih maju daan banyaknya hiburan.

Faktor faktor rintangan
-          Pemerintah mengadakan modernisasi desa
-          Proyek padat karya
-          Program ruralisasi ( perpindahaan penduduk dari kota ke desa)
-          Pengembangan industri

 Faktor faktor pribadi
-          Tinggal di desa tidak terasa kesepian
-          Tingkat kepemilikan tanah tiap keluarga sangat rendah bahkan sama sekali tidak ada
-          Untuk bertahan hidup mereka mereka terlibat sebagai buruh tani

Kamis, 14 Oktober 2010

PENGERTIAN MIGRASI

Migrasi manusia adalah perpindahan penduduk dengan tujuan untuk menetap dari suatu tempat ke tempat lain melewati batas administratif (migrasi internal) atau batas politik/negara (migrasi internasional). Dengan kata lain, migrasi diartikan sebagai perpindahan yang relatif permanen dari suatu daerah (negara) ke daerah (negara) lain. Arus migrasi ini berlangsung sebagai tanggapan terhadap adanya perbedaan pendapatan antara kota dan desa. Namun, pendapatan yang dimaksud bukanlah pendapatan aktual, melainkan penghasilah yang diharapkan(expected income). Kerangka Skematik ini merupakan aplikasi dari model dekskripsi Todaro mengenai migrasi. Premis dasar yang dianut dalam model ini adalah bahwa para migran mempertimbangkan dan membandingkan pasar-pasar tenaga kerja yang tersedia bagi mereka disektor pedesaan dan perkotaan, serta memilih salah satunya yang dapat memaksimumkan keuntungan yang diharapkan. Besar kecilnya keuntungan yang mereka harapkan diukur berdasarkan besar kecilnya selisih antara pendapatan riil dari pekerjaan dikota dan didesa, angka tersebut merupakan implementasinya terhadap peluang migran untuk mendapatkan pekerjaan dikota.
contohnya : perpindahan penduduk dari desa ke kota, banyaknya pencari suaka ke australia.

sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Migrasi

PERMASALAHAN PENDUDUK DUNIA


      Masalah utama yang sedang dihadapi negara-negara yang sedang berkembang termasuk Indonesia adalah masih tingginya laju pertumbuhan penduduk dan kurang seimbangnya penyebaran dan struktur umur penduduk. Keadaan penduduk yang demikian telah mempersulit usaha peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Semakin tinggi pertumbuhan penduduk semakin besar usaha yang diperlukan untuk mempertahankan tingkat tertentu kesejahteraan rakyat (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, 2004).
 Contohnya dengan mengadakan Keluarga Berencana yang telah menjadi salah satu sejarah keberhasilan pada abad ke 20 saat ini hampir 60 % pasangan usia subur di seluruh dunia menggunakan kontrasepsi. Hingga saat ini populasi dunia sudah mencapai angka 6 milyar dan lebih dari 120 juta wanita negara berkembang tidak memiliki cara mencegah kehamilan. Pada awal tahun 2000, para pakar kependudukan memproyeksikan penduduk Indonesia pada tahun 2010 sebanyak 234,1 juta Angka ini merupakan proyeksi moderat yang mengasumsikan keberhasilan program Keluarga Berencana (KB) dalam menurunkan fertilitas pada periode 1997-2000 terus berlanjut.